Al Amin Punya Cerita

— Dan Kami Ingin Berbagi Dengan Anda —

Sebuah Nama, Sebuah cerita 15 Januari 2010

Filed under: Cerita Tentang Kita — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 5:42 am
Tags:

Nama adalah sebuah do’a, dan itulah hal yang sampai sekarang masih saya percaya. Ada do’a dalam setiap nama. Nama adalah gelar yang menandakan seseorang atau sesuatu. Tanpa nama, maka akan sangat sulit mengenali, apapun itu.

Nama adalah tanda bagi yang diberi nama itu. Jika sebuah buku dibaca dari judulnya, maka keyakinan dan arah kehidupan seorang bayi dibaca dari namanya. Bahkan juga dibaca dari keyakinan orang yang memilihkan nama untuknya dan jarak pandang mata batinnya serta konsepsinya.

Begitu juga nama Al-Amin. Saya tidak tau siapa yang memberi nama Madrasah saya tercinta ini Al-Amin. Tapi yang pasti, pasti ada harapan yang besar terhadap Madrasah ini.

Anda semua pasti sudah tidak asing lagi dengan cerita Nabi Muhammad, yang mendapat gelar ‘Al-Amin’,  yang berarti ‘Dapat dipercaya’.

Sebuah cerita yang menunjukkan betapa mulianya beliau. Sebuah gelar yang diberikan karena akhlak mulia beliau.

Hanya untuk merefresh pikiran kita semua, izinkan saya sedikit bercerita tentang Al-Amin, ‘Yang Dapat Dipercaya’.

Saat Nabi Muhammad saw berusia 20 tahunan, beliau mendirikan Hilful-Fudul. Yaitu sebuah lembaga yang bertujuan membantu orang-orang miskin dan teraniaya. Karena seperti yang kita sering baca di buku-buku Sejarah, keadaan di Mekah pada waktu itu memang sedang tidak baik. Banyak terjadi perselisihan antara suku Quraisy dengan suku Hawazin. Nah, melalui Hilful-Fudûl inilah sifat-sifat kepemimpinan Nabi Muhammad SAW mulai tampak. Dalam lembaga ini, beliau terkenal menjadi seorang yang terpercaya.

Selain itu, beliau yang saat itu juga membantu pamannya berdagang, juga terkenal dengan kejujurannya. Kejujuran yang sudah kental dan melekat erat dalam jiwa Nabi Muhammad saw. Yang membuat banyak orang menyukainya. Dan akhirnya, orang-orang tersebut memberi gelar ‘Al-Amin’, orang yang dapat dipercaya.

Cerita yang juga sudah banyak kita ketahui adalah tentang keadilan beliau. Cerita yang terjadi dalam sejarah perbaikan Ka’bah yang rusak karena banjir. Saat itu para penduduk Makkah berbondong-bondong bekerja sama untuk memperbaikinya. Dan waktu akan diangkat dan diletakkannya Hajar Aswad ke tempatnya semula, terjadi perselisihan. Masing-masing suku ingin mendapat kehormatan untuk melakukan pekerjaan itu. Akhirnya salah satu dari mereka kemudian berkata, “Serahkan putusan ini pada orang yang pertama memasuki pintu Shafa ini.”

Mereka semua setuju dan berhenti bekerja sambil menunggu orang pertama yang akan memasuki pintu Shafa tersebut. Beberapa saat kemudian, tampaklah Nabi Muhammad SAW muncul dari sana. Melihat sosok Nabi Muhammad saw, mereka semua kemudian berseru, “Itu dia al-Amin, orang yang terpercaya. Kami rela menerima semua keputusannya.”

Ketika Nabi Muhammad SAW sampai diantara mereka, merekapun menceritakan perselisihan yang tengah mereka hadapi. Setelah mengerti permasalahannya, kemudian Nabi Muhammad SAW membentangkan sorbannya di atas tanah, dan meletakkan Hajar Aswad di tengah-tengah, lalu meminta semua kepala suku memegang tepi sorban itu untuk mengangkatnya secara bersama-sama. Setelah Hajar Aswad telah sampai pada ketinggian yang diharapkan, Nabi Muhammad SAW kemudian meletakkan batu itu pada tempatnya semula. akhirnya selesailah perselisihan dan para pemimpin suku sangat puas dengan keputusan bijak Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah beberapa cerita tentang akhlak Nabi Muhammad yang menjadi suri tauladan bagi kita semua.

Semoga, dari nama Al-Amin, kita berharap agar lembaga ini bisa menjadi lembaga yang dapat dipercaya menuntun umat semakin mencintai Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Amin

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s