Al Amin Punya Cerita

— Dan Kami Ingin Berbagi Dengan Anda —

— Poem buat Seleksi PORSENI 2010 — 16 Februari 2010

Filed under: Cerita Penuh Makna — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 1:29 pm

Maulid Nabi

12 Rabiul Awwal

Secercah cahaya menerangi kota Makkah

Seakan langit turut bertasbih membahana

Menyambut datangnya sang pembawa kabar gembira

12 Rabiul Awwal

Tahun Gajah

12 Rabiul Awwal

Sang Nabi dilahirkan

Rahmatan Lil ‘Alamin, Rahmat bagi semesta alam.

Sang Nabi, uswatun Khasanah.

Al-Amin, yang dapat dipercaya

Mustafa, yang terpilih

Abdullah, hamba Allah

Ahmad, yang terpuji

Shollu ‘Ala Nabi

Shollu ‘Ala Nabi

Dan Allah bersholawat atasnya

Para malaikatpun turut serta

Seluruh alam bershalawat untuknya

Mengharap Syafaatnya..

Shollu ‘Ala Nabi Wasallimu Tasliima..

Iklan
 

— Naskah Pidato B. Indonesia Seleksi PORSENI 2010 —

Filed under: Cerita Penuh Makna — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 1:27 pm

Segenap dewan juri yang saya hormati,

Serta seluruh hadirin, teman-teman yang saya cintai.

Pertama-tama marilah kita panjatkan pujian syukur kita ke hadlirat Ilahi Rabbi yang telah melimpahkan berkah kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di majlis yang insya Allah penuh berkah ini dalam keadaan yang sehat.

Kedua kalinya, semoga Shalawat dan Salam semoga tetap terlimpahkan kepada Nabi kita, Rasulullah SAW yang telah menunjukkan kita kehidupan yang beraqidah dalam ajaran yang beliau sampaikan, yakni agama Islam.

Baiklah, dalam kesempatan yang indah ini, saya akan menyampaikan pidato saya yang berjudul Rasulullah SAW sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,

Bulan ini adalah bulan yang selalu dinanti oleh hampir seluruh umat di dunia ini. Yakni bulan kelahiran Nabi terakhir kita, Bulan Rabi’ul Awwal. Bulan yang pasti akan kita rayakan dengan penuh keriangan. Dan kita menyebutnya sebagai bulan Maulid.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,

Maulid Nabi merupakan hari yang besar bagi kita semua. Dan kita selalu merayakannya. Namun apakah kita tahu, apa yang sebenarnya harus kita petik dari Maulid Nabi ini? Tentu saja pasti akan banyak hal yang penting yang bisa kita jadikan hikmah. Salah satunya adalah mengingat kembali berbagai hal tentang beliau, tentang kehidupan beliau, dan juga sunnah beliau.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,

Allah berfirman dalam QS. Al-Anbiya’ ayat 107

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

Dan tidaklah Kami utus engkau (Muhammad) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Beliau adalah rahmatan Lil ‘Alamin, yang menebarkan kebaikan. Mengajarkan kedamaian. Beliau adalah Al-Amin, yang dapat dipercaya. Beliau adalah Musthofa, yang terpilih. Beliau adalah Ahmad, yang terpuji.dan berbagai gelar lain yang menunjukkan betapa beliau adalah sebuah cinta bagi dunia ini. Beliau bukan hanya nabi dan utusan terakhir, tetapi juga kekasih Allah.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,

Marilah kita mencintai beliau. Mengikuti Sunnah beliau. Menjadi umat yang benar-benar beliau harapkan.

Marilah kita selalu bershalawat untuk beliau. Karena Allah dan seluruh malaikat juga melimpahkan shalawat kepada beliau.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

Al-Ahzab 56

Hadirin yang dirahmati Allah,

Semoga kita termasuk orang orang yang mendapat syafaat kelak di hari Perhitungan.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kekhilafan. Dan terima kasih.

 

–Naskah English Speech But Seleksi PORSENI 2010 —

Filed under: Cerita Penuh Makna — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 1:19 pm

Honorable, all of the juries

Respectable, all of my beloved brothers and sisters

First, thanks and prays be to Allah SWT who has been blessing us with His love that we can gather in this nice place without any obstacle.

Secondly, May sholawat and Salam always be given to Muhammad Rasulullah SAW who has guided us from the darkness to the lightness through Islam, the one and only a true religion.

In this opportunity, I would like to deliver my speech entitle Rasulullah SAW as Rahmatan Lil ‘Alamin.

My brothers and sisters,

This month is a special month that almost of Moslems in the worlds is waiting for.  This month is Rabi’ul Awwal. And we will celebrate the birthday of our big prophet, Muhammad Rasulullah SAW. This celebration is usually we name as Maulid Nabi.

My brothers and sisters,

Maulid Nabi is not only an annually celebration. Moreover, it will be a reminder for us of one we should imitate. It is a reminder for us of Rasulullah SAW and his life, his charity, and his kindness. He is sent as the love for the universe. Rahmatan Lil ‘Alamin. As Allah SWT said in the Holy Qur’an: Al-Anbiya’ 107

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

My brothers and sisters,

Rahmatan Lil ‘Alamin is love for the universe. He led us to the brightness. He guided as through Islam. He taught us to love each others. He is Al-Amin, the trusted. That’s why we should love him. We should imitate his characters. We should do his Sunnah. And then we will be better Moslems.

My brothers and sisters,

Let’s always say Sholawat to him.

My brothers and sisters,

That’s all of my speech. I hope it will be beneficial for us. I am sorry for my mistakes. And thank you for your attention.

 

Islamic Widget 17 Januari 2010

Filed under: Uncategorized — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 7:42 pm

 

Islamic Calendar

Filed under: Uncategorized — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 7:25 pm

 

Islamic Calendar

Filed under: Uncategorized — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 7:24 pm

 

Sebuah Nama, Sebuah cerita 15 Januari 2010

Filed under: Cerita Tentang Kita — Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin @ 5:42 am
Tags:

Nama adalah sebuah do’a, dan itulah hal yang sampai sekarang masih saya percaya. Ada do’a dalam setiap nama. Nama adalah gelar yang menandakan seseorang atau sesuatu. Tanpa nama, maka akan sangat sulit mengenali, apapun itu.

Nama adalah tanda bagi yang diberi nama itu. Jika sebuah buku dibaca dari judulnya, maka keyakinan dan arah kehidupan seorang bayi dibaca dari namanya. Bahkan juga dibaca dari keyakinan orang yang memilihkan nama untuknya dan jarak pandang mata batinnya serta konsepsinya.

Begitu juga nama Al-Amin. Saya tidak tau siapa yang memberi nama Madrasah saya tercinta ini Al-Amin. Tapi yang pasti, pasti ada harapan yang besar terhadap Madrasah ini.

Anda semua pasti sudah tidak asing lagi dengan cerita Nabi Muhammad, yang mendapat gelar ‘Al-Amin’,  yang berarti ‘Dapat dipercaya’.

Sebuah cerita yang menunjukkan betapa mulianya beliau. Sebuah gelar yang diberikan karena akhlak mulia beliau.

Hanya untuk merefresh pikiran kita semua, izinkan saya sedikit bercerita tentang Al-Amin, ‘Yang Dapat Dipercaya’.

Saat Nabi Muhammad saw berusia 20 tahunan, beliau mendirikan Hilful-Fudul. Yaitu sebuah lembaga yang bertujuan membantu orang-orang miskin dan teraniaya. Karena seperti yang kita sering baca di buku-buku Sejarah, keadaan di Mekah pada waktu itu memang sedang tidak baik. Banyak terjadi perselisihan antara suku Quraisy dengan suku Hawazin. Nah, melalui Hilful-Fudûl inilah sifat-sifat kepemimpinan Nabi Muhammad SAW mulai tampak. Dalam lembaga ini, beliau terkenal menjadi seorang yang terpercaya.

Selain itu, beliau yang saat itu juga membantu pamannya berdagang, juga terkenal dengan kejujurannya. Kejujuran yang sudah kental dan melekat erat dalam jiwa Nabi Muhammad saw. Yang membuat banyak orang menyukainya. Dan akhirnya, orang-orang tersebut memberi gelar ‘Al-Amin’, orang yang dapat dipercaya.

Cerita yang juga sudah banyak kita ketahui adalah tentang keadilan beliau. Cerita yang terjadi dalam sejarah perbaikan Ka’bah yang rusak karena banjir. Saat itu para penduduk Makkah berbondong-bondong bekerja sama untuk memperbaikinya. Dan waktu akan diangkat dan diletakkannya Hajar Aswad ke tempatnya semula, terjadi perselisihan. Masing-masing suku ingin mendapat kehormatan untuk melakukan pekerjaan itu. Akhirnya salah satu dari mereka kemudian berkata, “Serahkan putusan ini pada orang yang pertama memasuki pintu Shafa ini.”

Mereka semua setuju dan berhenti bekerja sambil menunggu orang pertama yang akan memasuki pintu Shafa tersebut. Beberapa saat kemudian, tampaklah Nabi Muhammad SAW muncul dari sana. Melihat sosok Nabi Muhammad saw, mereka semua kemudian berseru, “Itu dia al-Amin, orang yang terpercaya. Kami rela menerima semua keputusannya.”

Ketika Nabi Muhammad SAW sampai diantara mereka, merekapun menceritakan perselisihan yang tengah mereka hadapi. Setelah mengerti permasalahannya, kemudian Nabi Muhammad SAW membentangkan sorbannya di atas tanah, dan meletakkan Hajar Aswad di tengah-tengah, lalu meminta semua kepala suku memegang tepi sorban itu untuk mengangkatnya secara bersama-sama. Setelah Hajar Aswad telah sampai pada ketinggian yang diharapkan, Nabi Muhammad SAW kemudian meletakkan batu itu pada tempatnya semula. akhirnya selesailah perselisihan dan para pemimpin suku sangat puas dengan keputusan bijak Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah beberapa cerita tentang akhlak Nabi Muhammad yang menjadi suri tauladan bagi kita semua.

Semoga, dari nama Al-Amin, kita berharap agar lembaga ini bisa menjadi lembaga yang dapat dipercaya menuntun umat semakin mencintai Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Amin